Perbedaan Email Hosting vs Email Shared Hosting

Perlu kamu ketahui bahwa ada dua jenis email yang memang digunakan dalam hosting yaitu email hosting dan email shared hosting. Meskipun sekilas nampak sama, namun keduanya ternyata berbeda, lho. Berikut ini perbedaan email hosting vs email shared hosting.

Email Hosting vs Email Shared Hosting

Sebelum masuk pada pembahasan inti, ada baiknya lebih dulu memahami pengertian email hosting vs email shared hosting berikut.

Apa Itu Email Hosting?

Email hosting adalah sebuah layanan server hosting khusus yang digunakan untuk pengiriman email bisnis dengan kebutuhan tinggi.  Jadi, sederhananya database email akan terpisah dari server web hosting karena memang dirancang hanya untuk email saja, sehingga kamu akan lebih mudah mengelolanya.

Tidak hanya itu, karena database email terpisah maka tidak akan mempengaruhi kinerja atau performa database hosting dan juga email itu sendiri. Misalnya suatu ketika kapasitas server hosting penuh, tidak akan mempengaruhi performa pengiriman atau penerimaan email. Kamu juga bisa cek langsung panduan email hosting DomaiNesia di sini.

Apa Itu Email Shared Hosting?

Berbeda dengan sebelumnya, email shared hosting merupakan layanan email yang bisa digunakan tiap paket hosting, tetapi satu server dan dibagi alokasinya agar bisa digunakan oleh banyak user. Apabila suatu saat kapasitas hosting penuh, maka tentunya akan berdampak pada performa pengiriman dan penerimaan email. Atau biasa disebut dengan delay.

Melaui pengertian ini, terlihat jelas bahwa perbedaan email hosting vs email shared hosting memang terletak pada kapasitasnya masing-masing sesuai kebutuhan. Jadi, pada saat membeli paket hosting, email yang kamu dapat sudah termasuk dalam paket. Email ini dikenal juga dengan Webmail. Agar bisa mengoperasikannya, kamu perlu melakukan instalasi melalui cPanel.

Email Hosting untuk Bisnis

Menurut statistik, 81% usaha kecil  masih mengandalkan email sebagai saluran utama mereka untuk mendapatkan pelanggan. Hasilnya menunjukkan bahwa  email tetap menjadi cara terbaik untuk berhubungan dan memiliki dampak langsung.

Perusahaan yang menggunakan layanan gratis mungkin tampak tidak profesional. Oleh karena itu,  dapat memandu orang untuk menilai legitimasi bisnis kamu. Beberapa orang mungkin akan berpikir bahwa bisnis kamu tidak serius, sementara yang lain  berpikir bisnis kamu tidak akan bertahan lama. Bisnismu cenderung rentan terhadap penjahat dunia maya.

Ada beberapa alasan mengapa kamu perlu menggunakan email hosting untuk bisnis. Email bisnis memungkinkan pelanggan  mengenali perusahaan kamu sebagai perusahaan tepercaya. Ini adalah langkah pertama menuju bisnis yang sukses. Email bisnis menciptakan citra profesional merek kamu di mata pelanggan target kamu. Ini membantu untuk menjadi lebih kompetitif daripada pelanggan lain.

Layanan hosting email gratis sering menjadi sasaran serangan malware dan rentan terhadap spam dan iklan bertarget. Oleh karena itu, sebaiknya jangan membahayakan bisnis kamu dengan layanan email gratis yang dapat membuat kamu rentan. Email profesional menciptakan identitas merek yang kuat untuk bisnis kamu dengan mempromosikan nama perusahaan kamu. Melihat judul saja akan meningkatkan kredibilitas brand di mata pelanggan.

Identitas merek akan semakin berkembang karena nama email kamu berubah, dari [email protected] menjadi [email protected] Siapapun pasti paham bahwa alamat email [email protected] adalah premium alias berbayar. Memilih ekstensi nama domain pun tidak sulit. .XYZ sudah menjadi ekstensi yang digunakan oleh banyak bisnis unik di seluruh dunia. .XYZ dikenal sebagai domain yang fresh, berani, dan serbaguna. Cocok digunakan untuk segala jenis usaha dan sebagai alternatif ekstensi .COM.

Perbedaan Email Hosting dan Shared Hosting

1. Batas Maksimal Penerima Email

Perbedaan email hosting vs email shared hosting yang pertama adalah batas maksimal penerima. Untuk sekali kirim, batas maksimal penerima email hosting lebih besar daripada email shared hosting. Misalnya, jika kamu menggunakan email hosting, maka batas maksimalnya yaitu 50 penerima dalam sekali kirim. Sedangkan dengan email shared hosting hanya 15 penerima dalam sekali kirim.

2. Kapasitas Penyimpanan Email

Perbedaan email hosting vs email shared hosting yang kedua adalah kapasitas penyimpanannya. Khusus email hosting di DomaiNesia atau yang biasa disebut Mailspace memiliki 3 kategori yaitu Mail Pro (25GB), Mail Business (50 GB), dan Mail Business Extra (100GB). Sedangkan, umumnya untuk shared hosting hanya memiliki 10GB.

3. Fitur Keamanan Email

Perbedaan email hosting vs email shared hosting yang ketiga adalah fitur keamanan juga tidak boleh kamu lupakan, karena email akan berisi pesan yang bersifat rahasia. Email hosting sendiri memiliki fitur keamanan menggunakan Greylist, SpamAssassin, SpamExperts dan untuk Shared hosting yaitu SpamExperts baik Paket Bisnis maupun Cloud Hosting.

4. Fitur Backup 

Perbedaan email hosting vs email shared hosting yang terakhir adalah fitur backup di mana email hosting menggunakan JetBackup hingga 30GB dan shared hosting juga menggunakan JetBackup namun hanya sebesar 10GB saja.

Apa Saja Penyedia Email Hosting yang Bagus?  

1. DomaiNesia

Produk email hosting atau disebut dengan Mailspace merupakan produk baru yang ditawarkan oleh DomaiNesia. Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa Mailspace berbeda dengan email shared hosting. Jika email shared hosting menggunakan cPanel sebagai pengelolaan email, sedangkan Mailspace tidak.

Mailspace memiliki dashboard pengelolaan email sendiri yang pastinya lebih mudah dan banyak fitur yang dapat digunakan. Untuk apa saja alasan kamu harus menggunakan Mailspace, selengkapnya silakan baca artikel Panduan Email Hosting (Mailspace) di DomaiNesia.

Itulah beberapa penyedia email hosting terbaik yang sering digunakan sampai dengan saat ini. Selain itu, melalui penjelasan perbedaan email hosting vs email shared hosting di atas, diketahui bahwa sebenarnya penggunaan keduanya harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang atau bisnis.

Pasalnya email hosting vs email shared hosting memiliki kelebihannya masing-masing. Sehingga, ada baiknya kamu lebih dulu memahami email hosting vs email shared hosting sebelum menentukan untuk perusahaan tertentu.

2. Google workspace 

Pertama, ada Google Workspace merupakan sebuah layanan yang memang sering digunakan oleh jutaan pengguna internet. Seperti namanya Google Workspace ini adalah rangkaian tools dan aplikasi untuk membantu melakukan pekerjaan sehari-hari yang berfokus pada email.

Gmail adalah bagian email hosting dari Workspace. Kamu dapat menggunakan one key shortcut untuk melakukan setiap tindakan seperti membuat email baru, melihat inbox dan lain-lainnya. Kelebihan menggunakan email hosting Gmail yaitu:

  • Memiliki sistem yang aman.
  • Memiliki serangkaian keyboard shortcuts.
  • Google juga memberikan kamu jaminan waktu aktif sebesar 99,9 persen dan zero percent downtime planned. Sederhananya Google akan menjamin layanan email hosting milikmu bisa selalu aktif.
  • Kamu dapat menggunakan Gmail untuk akun bisnis atau pribadi.
  • Ada banyak integrasi dengan Google Workspace lainnya, seperti Google Meet, Google Calendar, dan setiap jenis aplikasi berorientasi bisnis lainnya bisa lebih praktis.
  • Memiliki harga sangat terjangkau.

3. Microsoft Outlook

Email hosting lainnya yang mungkin lebih dulu digunakan oleh banyak pengguna internet adalah Hotmail, namun kini sudah berubah menjadi Outlook pada tahun 2011. Microsoft mengubah layanan gratis sekali pakai ini menjadi platform bisnis untuk email hosting. Microsoft Outlook sendiri dijalankan bersama dengan layanan berbasis cloud Microsoft 365 dan seperti halnya Google, kamu dapat mengintegrasikan seluruh rangkaian aplikasi dengan email.

Salah satu keunggulan dari Microsoft adalah menempatkan sistem keamanan pada prioritas utama dengan menggunakan enkripsi data baik di inbox dan sent item. Outlook juga akan menonaktifkan tautan yang terdeteksi tidak aman, seperti malware atau virus. Selain itu, kamu mendapatkan deteksi ransomware yang sangat penting untuk bisnis, dan tersedia opsi pemulihan OneDrive juga. Berikut beberapa keunggulan Outlook:

  • Kamu mendapatkan fitur-fitur pendukung bisnis jika menggunakan email hosting dari Microsoft.
  • Interface Outlook terbilang sangat menarik dan menawarkan serangkaian visual yang fokus.
  • Email milikmu akan mendapatkan sistem keamanan yang baik, bersama dengan tools tambahan untuk mengatasi masalah seperti penipuan, virus, dan banyak lagi.
  • Ada juga beberapa aplikasi bawaan, seperti kalender dan pengelola tugas. Meski begitu, kamu dapat mengintegrasikan Outlook ke seluruh aplikasi Microsoft 365.
  • Lebih menguntungkannya lagi Outlook 100 persen gratis. Seluruh rangkaian Microsoft 365 bisa kamu akses secara gratis.
  • Layanan premium juga tersedia bagi kamu yang memiliki kebutuhan khusus dalam penggunaan email hosting.

Jadi, secara keseluruhan Outlook adalah tools yang lebih fungsional, karena tujuan mereka agar kamu selalu bisa menggunakan seluruh rangkaian eksosistemnya.

4. Zoho Mail

Mengikuti solusi hosting emailnya, Zoho juga menawarkan berbagai aplikasi untuk mengelola bisnis. Namun, layanan emailnya mampu menarik banyak pengguna baru setiap hari. Zoho menyertakan sejumlah fitur yang mampu memperluas seluruh fungsionalitas paketnya. Hampir mirip dengan Gmail dan Outlook, melalui Zoho kamu juga sudah terintegrasi dengan standar kalender, daftar tugas, manajer kontak, dan pencatatan yang menghiasi sebagian besar klien email lainnya.

Kemudian User Experience (UX) dari Zoho Mail ini juga sangat terdepan. Misalnya, kamu dapat menyiapkan domain khusus untuk pengguna, agar bisa login melalui subdomain email.  Zoho Mail juga menggunakan pembatas untuk alamat IP tertentu. Itu berarti kamu dapat menjaga akun email agar lebih aman. Pasalnya hanya segelintir pengguna di lokasi tertentu yang bisa mendapatkan akses. Berikut ini beberapa keunggulan lain dari Zoho mail, seperti:

  • Memiliki klien fungsional untuk mengirim dan menerima email.
  • Ada banyak group management tools dan grup di dalam kotak, yang berarti kamu dapat menyesuaikan sistem dengan kebutuhan.
  • Zoho juga menyediakan seperangkat tools untuk kebijakan spam yang andal dan menggunakan beberapa protokol validasi.
  • Zoho Mail menawarkan sistem keamanan yang tinggi untuk membantu menjaga data.

Itulah beberapa keunggulan Zoho mail yang bisa mempermudah kamu dalam seluruh pekerjaan. Kemudian, juga ada tools bawaan yang menarik yaitu portal eDiscovery. Singkatnya, tools tersebut akan membantu mengawasi kebijakan penyimpanan email dan merupakan keharusan bagi bisnis apa pun.

5. ProtonMail

Ini adalah penyedia email hosting yang open source, sehingga sangat menghargai privasi para penggunanya. Proton mail sendiri adalah sebuah email hosting yang dikembangkan oleh tim insinyur CERN. Swiss memiliki beberapa undang-undang privasi paling ketat di dunia. Dengan demikian, adanya server dan bisnis ProtonMail di negara ini, maka seluruh data bersifat pribadi akan selalu seaman.

Sistem keamanan pada ProtonMail ini sendiri menggunakan end-to-end encryption untuk email. Data milikmu akan sangat aman, karena ProtonMail tidak dapat memulihkan akun jika lupa kata sandi. Selain itu, berikut ini beberapa keunggulan lain dari ProtonMail, seperti:

  • ProtonMail menawarkan tingkat privasi terbesar yang kami temui dari penyedia email.
  • ProtonMail memiliki end-to-end encryption yang tepat untuk email, bahkan dapat digunakan bersamaan dengan Gmail, Yahoo, dan lainnya.
  • Interface web email yang bagus untuk digunakan, meskipun fungsinya kurang di beberapa tempat.
  • Kamu akan memiliki aplikasi untuk iOS dan Android. Selain itu, kamu dapat menautkan ProtonMail ke Outlook, Thunderbird, Apple Mail, dan lainnya melalui perangkat lunak ProtonMail Bridge.

6. Hover

Ini adalah registrar yang menawarkan jumlah ekstensi Top Level Domain (TLD). Hal terbaik dari email hosting Hover adalah kamu bisa menggunakannya dengan mudah untuk memeriksa email dan menghubungkan ke layanan desktop atau seluler. Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki oleh email hosting Hover, yaitu:

  • Layanan langsung yang memberimu semua fasilitas sesuai kebutuhan.
  • Kamu dapat membeli nama domain dan menautkan email dari dalam dashboard Hover.
  • Kamu dapat menambahkan inbox email sesuai dengan kebutuhan terhadap domain.
  • Hover adalah solusi pribadi, bebas iklan, bebas pelacak.
  • Email hosting yang satu ini memiliki tools untuk memeriksa spam dan ada aplikasi antivirus bawaan.

Hover adalah pilihan tepat  jika kamu ingin memisahkan domain dan email dari hosting. Pasalnya, alamat email yang berpusat pada domain, juga tidak akan dapat digunakan jika domain tidak aktif.

Email Hosting vs Email Shared Hosting, Apa Pilihan Terbaikmu?

Setelah memahami penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa email hosting sejauh ini adalah pilihan tepat. Agar data-data penting pekerjaan terjaga keamanannya.

Sederhananya, email hosting adalah sebuah layanan server hosting khusus yang digunakan untuk pengiriman email bisnis dengan kebutuhan tinggi. Sedangkan email shared hosting adalah  layanan email yang bisa digunakan tiap paket hosting, tetapi satu server dibagi alokasinya agar bisa digunakan oleh banyak user.

Perbedaan paling menonjol dari email hosting vs email shared hosting sendiri adalah kapasitas masing-masing. Di mana email hosting tentu memiliki kapasitas penyimpanan lebih besar, dan bisa mengirimkan pesan sekaligus banyak. Hal itu karena email hosting memang fokus untuk kebutuhan bisnis.

 

Source : https://www.domainesia.com

Scroll to Top